Merencanakan Bisnis Pembuatan Web


Artikel ini ditujukan kepada para mahasiswa yang mengambil jurusan Teknologi Informasi atau Sistem Informasi. Pernah seseorang menyampaikan kepada kami, kalo mahasiswa akademi majemen informasi dan komputer nganggur saat lulus kuliah, berarti dia tidak belajar apa-apa sebelumnya.
Setelah dipikir-pikir bener juga sih. Bayangkan jika Anda seorang mahasiswa akademi manajemen informatika dan komputer dari jurusan apa sajalah, banyak sekali materi-materi kuliah yang telah diajarkan. Adakah yang paling menarik minat Anda? Jika tidak ada berati Anda salah jurusan... hehehehe...
Biasanya materi Jaringan Komputer, Pemrograman, Pemrograman Internet (Web Programming) dan Web Design diajarkan di perkuliahan. Dengan kemampuan materi-materi tersebut, kita anggap Anda sudah mampu untuk memulai bisnis Anda. Pertanyaannya adalah bagaimana cara memulainya?
Ini hanyalah sebuah trik atau pengalaman awal saat memulai membangun bisnis di pembuatan website, tentu saja banyak sekali trik atau pengalaman-pengalaman lainnya yang patut Anda baca dan ketahui. Kadang belajar dari kesalahan orang lain akan mempercepat proses belajar kita.
Apa saja yang harus dilakukan untuk memulai binis pembuatan website?

* Buatlah sebuah merek dagang sesuai dengan jiwa dan kesukaan Anda, tidak ada batasan untuk membuat sebuah merek dagang.

* Pilih nama domain yang sesuai atau sejalan dengan merek dagang Anda.

* Pesanlah domain dan hosting di salah satu perusahaan penyedia. Lakukan survey singkat terlebih dahulu dengan membanding-bandingkan masing-masing perusahaan tersebut.

* Buatlah website yang berisikan company profile dari usaha Anda tersebut.

* Selesai, Selamat .... sekarang Anda punya bisnis pembuatan web site.

Mudah sekali bukan? Dari pembahasan diatas, untuk sementara jangan perdulikan dulu tentang legalitas. Legalitas sangat penting, tetapi saat awal mendirikannya lebih baik konsentrasi dengan apa yang akan Anda jual. Setelah berjalan atau saat Anda mendapatkan customer yang benar-benar membutuhkan legalitas, saat itulah Anda mulai mengurus surat-surat legalitasnya.

Dengan membaca bahasan diatas, tentu saja Anda akan bilang, "Ngomong sih gampang, bagaimana prakteknya?" ya kan? Hehehehe... iya wajar saja Anda memiliki pikiran seperti itu, tetapi inti nya adalah Anda harus punya kenyakinan untuk bisnis ini. Jika Anda mampu melakukan 5 (lima) hal diatas, maka semuanya bisa mungkin terjadi, bisa sukses!!!

Simpan dahulu petanyaan-pertanyaan lainnya, saat ini konsentrasi terlebih dahulu pada 5 (lima) hal diatas sehingga Anda bisa fokus. Ambil pulpen/pensil serta kertas, mulailah mencoret-coret memikirkan merek dagang dan nama domain yang sesuai untuk bisnis Anda. Dan selanjutnya ikuti bahasan ke 2 (segera menyusul).

Semoga bermanfaat. Selamat berbisnis.

Kanca Media Player


KU BANGGA MENJADI ANAK INDONESIA! Setelah beberapa waktu lalu anak Indonesia ada yang membuat Anti Virus SMADAV, kali ini giliran aplikasi musik dan video Kanca Media Player yang sedang booming-booming nya di kota Purwokerto dan sekitarnya. Aplikasi ini merupakan buatan dari Mukhtori, anak muda desa Rancamaya, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.  Mukhtori sendiri merupakan mahasiswa aktif di Bina Sarana Informatika Purwokerto. Ini membuktikan bahwa mahasiswa BSI Purwokerto pintar-pintar dalam berkarya.
Fitur-fitur yang tidak kalah menarik juga tersedia di aplikasi ini, diantaranya
Animasi Kanca adalah Media Player pertama dengan fitur tampilan animasi(Kancanimasi)
Dapat memutar hampir semua file musik dan sebagian file video

Spektrum
Equalizer 10 channel
Equalizer++  dengan berbagai macam efek suara
Efek suara memudar
Mendukung berbagai tampilan/skin
Tampilan dengan Dual Mode(Mode1 dan Mode 2)
Pengurutan lagu pada daftar sesuai keinginan
Database lagu
Pengelolaan database sesuai berbagai macam pengelompokan
Pengubah keterangan lagu
Pengubah foto lagu
Piano Virtual
Perekam Suara
Pembakar file ke CD
Timer Shutdown komputer
Pemutar Video
Pengelolaan daftar pada Daftar Putar dan Daftar++
Daftar Putar dengan fungsi pengelolaan yang lengkap dan mudah
Drag and Drop lagu dari Windows Explorer ke Kanca
Daftar++/Perpustakaan Audio/Library
Dapat mengasosiasikan tipe file dengan Kanca
Integrasi dengan menu klik kanan Windows Explorer
Transparansi
Fungsi selalu diatas jendela lain(Always On Top)
Kontrol Suara dan Posisi dengan gulungan Mouse
Fungsi tanpa suara
Fungsi pengulangan lagu
Fungsi pemutaran acak lagu
Dan lain lain.

Aplikasi Kanca Media Player ini disediakan secara gratis dan dapat kalian unduh lewat situs resminya di www.kancasoft.com. Sudah lebih dari 1000 orang mengunduh aplikasi ini. Selain gratis, aplikasi asli buatan anak Indonesia ini memiliki beberapa keunggulan dibanding aplikasi musik lainnya. Dari segi tampilan, aplikasi ini tidak membosankan karena menggunakan tampilan animasi di dalamnya. Dan jika ada yang mau request tampilan untuk Kanca Media Player, kalian juga bisa download tampilan animasinya di www.kancasoft.com.
Untuk saat ini aplikasi Kanca Media Player sendiri memasuki versi 1.4, setelah sebelumnya ada Kanca Versi 1.0, Kanca versi 1.2 dan Kanca versi 1.3. Untuk yang mau mendownload atau mengunduh aplikasi buatan asli anak indonesia ini bisa kalian download di bawah ini atau bisa langsung kunjungi www.kancasoft.com.

Sejarah Android


Android adalah Operating System (OS) atau sistem operasi yang sangat populer akhir-akhir ini. Tidak dapat dipungkiri sistem operasi ini telah banyak mengambil perhatian masyarakat dunia dan masyarakat Indonesia tentunya. Perusahaan gadget dan telepon seluler berlomba-lomba membuat perangkat dengan memakai sistem operasi Android. Oleh karena itu tidak heran kalau hampir setiap hari kita melihat gadget-gadget baru beredar di pasaran yang menggunakan sistem operasi besutan Google ini. Namun tahukah anda sejarah sistem operasi Android itu sendiri? Berikut adalah Sejarah dan Seluk Beluk OS Android.
Android merupakan sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Platform Android terdiri dari sistem operasi berbasis Linux, sebuah GUI (Graphic User Interface), sebuah web browser dan aplikasi end-user yang dapat di download.
Android pertama kali dikembangkan pada tahun 2003 oleh sebuah perusahaan Android Inc. Android, Inc didirikan di Palo Alto, California, Amerika Serikat pada bulan Oktober 2003 oleh Andy Rubin (pendiri Danger), Rich Miner (co-pendiri Wildfire Communications, Inc), Nick Sears (Vice Prsident T-Mobile), dan Chris White (pemimpin desain dan pengembangan di Webtv).
Sejak saat itu Google mulai melirik untuk mengembangkan bisnis di pasar Smart Phone. Dan pada akhirnya tahun 2005 Google membeli perusahaan Android Inc. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance (OHA), konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, Samsung, dan Nvidia.
Android dibangun menggunakan kernel Linux. Dengan library dan API yang ditulis dengan bahasa pemrograman C. Serta perangkat lunak aplikasi yang berjalan pada kerangka aplikasi yang mencakup Java Library yang berbasis pada Apache Harmony.
Saat ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android di dunia. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD). Sistem Operasi Android membuka pintu untuk para developer mengembangkan software ini dengan Android SDK (Software Development Kit), yang menyediakan tool dan API yang dibutuhkan untuk memulai mengembangkan aplikasi pada platform Android menggunakan bahasa pemograman Java.
Hal ini membuka kesempatan bagi para penggemar open source untuk ikut terjun mengembangkan sistem operasi Android. Kemudian mulai bermunculan berbagai komunitas yang membangun dan berbagi sistem Android berbasis firmware dengan sejumlah penyesuaian dan fitur-fitur tambahan, seperti FLAC lossless audio dan kemampuan untuk menyimpan download aplikasi pada microSD card. Mereka sering memperbaharui paket-paket firmware dan menggabungkan elemen-elemen fungsi Android yang belum resmi diluncurkan ke dalam suatu firmware.
Pada bulan September tahun 2007 Google mulai mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler. Disusul dengan dikenalkanya perangkat seluler Android pertama pada tahun 2008, HTC Dream. Perangkat ini menggunakan sistem operasi versi pertama Android 1.0.
Hadirnya HTC Dream telah mendorong perusahaan-perusahaan perangkat keras lainya untuk ikut menggunakan sistem operasi Android. Dan kemudian pada tahun 2008 terdapat beberapa perusahaan yang ikut bergabung dalam Android ARM Holdings yaitu Atheros Communications diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc.
Kemudian pada tahun 2010 Google menyusul dengan mengenalkan gadget Nexus One. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran mulai 5 Januari 2010.
Saat ini sistem operasi Android menjadi pilihan yang menguntungkan bagi banyak vendor smart phone karena memiliki biaya lisensi yang lebih murah dan sifatnya yang semi open source. Selain itu Android tentunya juga akan support dengan berbagai layanan dari Google.
Saat ini OS Android telah sampai versi 4.1 dengan code name Jelly Bean. Berikut adalah sejarah perkembangan versi OS Android :

Android 1.0 beta

Android Beta, pertama kali di rilis tanggal 5, November, 2007, dan versi SDK (Software developer Kit) beta di rilis tanggal 12, November di tahun yang sama.

Android 1.0

Android 1.0, merupakan versi software Android komersial pertama, dirilis 23 September, 2008. Dan perangkat Android pertama yang menggunakan dan memperkenalkan Android 1.0 adalah ponsel HTC Dream (G1).

Android 1.1

Pada 9 Februari, 2009, Android 1.1 di luncurkan, awalnya hanya untuk T-Mobile G1. Versi ini guna memecahkan masalah (bug), merubah API dan menambahkan sejumlah fitur dibanding versi 1.0. Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

Android 1.5 (CupCake)

Pada 30 April, 2009, Android 1.5 di rilis, dinamakan CupCake, berbasis Linux Kernel 2.6.27. Update ini membawa sejumlah fitur baru dan perubahan pada antarmuka (UI).
Android 1.6 (Donut)
Pada 15 September, 2009 SDK Android 1.6 diberi nama Donut, dirilis, bebasis Linux Kernel 2.6.29. Di dalamnya terdapat sejumlah fitur baru. Di antaranya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.
Android 2.0 / 2.1 (Eclair)
Pada 26, Oktober, 2009, SDK Android 2.0 dengan nama kode Eclair dirilis, berbasis Linux Kernel 2.6.29. Dan Motorola Droid perangkat yang menggunakan Eclair saat itu. Perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.

Android 2.2.x (Froyo : Frozen Yoghurt)

Pada tanggal 20 bulan Mei, 20120, SDK Android 2.2 (Froyo) di rilis, berbasis Linux Kernel 2.6.32. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.Dan Google Nexus One merupakan ponsel pintar pertama yang menggunakan Android Froyo.
Android 2.3.x (Gingerbread)
Pada tanggal 6, Desember, 2010, SDK Android 2.3 (Gingerbread) diluncurkan, berbasis Linux Kernel 2.6.35. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu. Dan Google Nexus S merupakan perangkat mobile pertama yang hadir dengan Android 2.3 Ginggerbread ini.

Android Honeycomb 3.x (Honeycomb)

Pada tanggal 22, Februari, 2011, SDK Android 3.0 (Honeycomb) yang merupakan versi Android pertama yang diperuntukan untuk perangkat tablet di luncurkan, berbasis Linux Kernel 2.6.36. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Dan perangkat tablet komputer pertama yang gunakan versi ini, ialah Motorola Xoom, yang dirilis pada 24, Februari, 2011.
Android 4.0.x (Ice Cream Sandwich)
SDK untuk Android 4.0.1 atau Ice Cream Sandwich dirilis untuk publik pada 19, Oktober,2011 dan berbasis Linux Kernel 3.0.1. Gabe Cohen dari Google menegaskan bahwa Android 4.0 secara teoritis cocok dengan perangkat Android 2.3 keatas dalam produksi masa itu. Android ICS 4.0 membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC. Kode sumber untuk Android 4.0 tersedia secara publik pada 14 November, 2011.

Android 4.1.x (Jelly Bean)

Android Jelly Bean yang diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat.
Dan masih akan berkembang terus dan terus....


------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kombinasi Password Huruf Dan Angka, Apa Pentingnya ?


Kenapa password yang baik itu harus mengkombinasikan karakter huruf besar kecil/ dan angka?

Jawab :

Alasannya password yang baik harus mengkombinasikan karakter huruf besar, huruf kecil dan angka adalah supaya makin susah ditebak oleh pencuri password yang biasanya menggunakan program yang namanya Brutefore/dicitionary attack yang merupakan program yang akan mencobakan berbagai macam kombinasi password untuk mendapatkan password akun anda.

Pada prinsipnya Tidak Ada password yang tidak bisa ditebak, jadi serumit apapun password yang kamu buat, jika dilakukan pencobaan atas segala kombinasi 'suatu saaat' pasti akan bisa tertebak.

Cuma 'suatu saat'  itu yang bisa kita buat lebih lama dengan melakukan kombinasi password yang rumit. Untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik, silahkan lihat tabel di bawah ini untuk mendapatkan perkiraan waktu bruteforce password dengan 8 kareakter dengan 3 jenis komputer yang berbeda :






Harap diingat bahwa asumsi pengetesan pada tabel di atas adalah jika login akun tidak mendapatkan pengamanan tambahan seperti Captcha (Completely Automated Public Turing Test to Tell Computers and Humans Apart) yang akan meminta anda memasukkan kombinasi huruf dan angka yang sulit dibaca oleh komputer dan hanya mudah terbaca oleh manusia dan biasanya hanya membatasi percobaan input password hanya beberapa kali.

Jika ada pengamanan Captcha perlindungan terhadap Bruteforce akan meningkat dan password yang simple sekalipun akan membutuhkan waktu yang lama untuk ditebak. Namun tetap anda harus membuat password yang baik dan melakukan atas huruf, angka dan tanda baca yang sulit ditebak.

Selain Bruteforce, sebenarnya ada hal lain yang perlu ditakuti yaitu keylogger yang akan mampu merekam serumit apapun password yang kamu gunakan dan mengirimkannya ke pembuat keylogger/trojan.

Selain menginstal program antivirus untuk mendeteksi keylogger dan trojan, cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan menggunakan password manager dan juga mengaktifkan fitur recover password ke email/ponsel yang dapat kamu akses jika sewaktu-waktu akun kamu berhasil dicuri.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Hacker Murka, Internet Dunia Terlambat

Kecepatan internet di dunia, khususnya di belahan benua Eropa, dikabarkan melambat. Hal ini tidak disebabkan oleh rusaknya infrastruktur atau ada kabel bawah laut yang terkena jangkar kapal, seperti yang menimpa jaringan internet salah satu operator Indonesia beberapa waktu yang lalu.

Melambatnya internet di Eropa tersebut disebabkan oleh sebuah serangan distributed denial of service (DDoS) yang diklaim sebagai yang terbesar dalam sejarah.

Biasanya, untuk melancarkan serangan DDoS, si penyerang memanfaatkan server atau botnet untuk mengirimkan traffic palsu kepada target dengan harapan dapat membuat server target menjadi offline atau mati. 

Namun, serangan kali ini disinyalir sedikit berbeda. Peretas diduga memanfaatkan masalah di Domain Name System (DNS) untuk memborbardir server korban dengan traffic internet dari seluruh dunia. Skala serangan ini disebut sebagai yang terbesar dalam sejarah karena mampu mencapai 300 GB per detiknya.
Serangan DDoS ini diarahkan ke sebuah perusahaan keamanan jaringan bernama Spamhaus. Perusahaan yang bermarkas di kota Geneva (Swiss) dan London (Inggris) tersebut selama ini bekerja membuat daftar hitam (blacklist) situs-situs web yang dianggap berbahaya.

Daftar hitam tersebut nantinya akan dijual ke berbagai perusahaan penyedia layanan internet (ISP) yang biasanya menggunakan daftar ini sebagai acuan untuk memblokir situs-situs web yang dianggap berbahaya. 

Seperti dikutip dari Mashable, Kamis (28/3/2013), daftar hitam itu diperkirakan "bertanggung jawab" terhadap pemblokiran 80 persen spam e-mail di seluruh dunia.

Spamhaus sendiri dikabarkan menjadi korban serangan DDoS setelah menambahkan Cyberbunker, sebuah penyelengara internet asal Belanda, dalam daftar hitamnya.

Cyberbunker adalah sebuah layanan penyimpanan data yang mengizinkan penggunanya untuk menyimpan semua data, kecuali pornografi anak dan hal-hal yang berkaitan dengan teroris.

Sepertinya, pihak-pihak di balik Cyberbunker atau bersimpati dengannya murka atas tindakan pemblokiran tersebut, kemudian mereka pun melakukan serangan balasan dendam.

Meski Cyberbunker sebenarnya tidak dituduh bertanggung jawab atas serangan ini, seorang yang mengaku sebagai juru bicara Cyberbunker, Sven Olaf Kamphuis, memberikan sebuah pernyataan yang membuat perusahaan tersebut menjadi tertuduh. 

Kepada BBC, Kamphuis menyatakan, Spamhaus tidak seharusnya dapat menentukan "apa yang boleh dan tidak di internet".

Steve Linford, kepala eksekutif Spamhaus, kepada BBC, mengatakan, skala serangan ini belum pernah terjadi sebelumnya."Kita dalam serangan cyber selama lebih dari seminggu,'' katanya.

"Tetapi, mereka tidak bisa meruntuhkan kami. Teknisi kami melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk menangkal serangan.''

Linford mengatakan pasukan polisi internet dari lima negara kini tengah menyelidiki serangan cyber ini.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------

How to Hack WiFi Password (WEP/WPA/WPA2)

An internet connection has become a basic necessity in our modern lives. Wireless hot-spots (commonly known as Wi-Fi) can be found everywhere! If you have a PC with a wireless network card, then you must have seen many networks around you. Sadly most of these networks are secured with a network security key. Have you ever wanted to use one of these networks? You must have desperately wanted to check your mail when you shifted to your new house. The hardest time in your life is when your internet connection is down. Hacking those Wi-Fi passwords is your answer to temporary internet access. Now to hack a Wifi Password you must first know what type of encryption it uses for its passwords there are many different types such as: WEP (easiest to crack/hack), WPA and WPA2. Luckily for you we developed a program that automates all the hacking procces, and the only thing you need to do is click buttons & wait. How it works? To make you fully understand the method how this program performs you would most likely need near few months very first to understand the fundamentals of programming. Right after that you would again require few years probably (depends on how fast learner you are) to completely understand the approach how it functions. But in short, it scans for available wireless networks in your range, it contacts them, after the contact is established, it receives packets, after the packets are received, it decrypts the packets, meaning it gets the password with tool built within our application. Some wireless networks can be hacked in few moments, some can take few minutes, or hardly ever hours. This depends on how victim's password is made. Many which are difficult to hack are created of letters (uppercase + lowercase), numbers and special characters. Naturally, many of them are made just of letters, and can be hacked extremely quick. What Security Type's / Encryptions does the software hack? The software can hack the following encryptions / security type's: - WEP - WPA - WPA2


VIDEO TERKAIT

 

What Is cPanel?




Ada pertanyaan mendasar, Apa itu Cpanel ? Baiklah. Ketika Anda ingin membuat website, maka ada beberapa unsur yang harus dipenuhi, silakan baca dulu tulisan pengertian website. Diagram dibawah ini akan mempermudah penjelasan tentang kegunaan Cpanel.

Cpanel atau dikenal juga dengan kontrol panel adalah sebuah halaman aplikasi website terproteksi yang hubungkan Anda dengan program-program pendukung website dalam web server/web hosting. Sejak program pendukung website berada di lingkungan operating system Linux dan cukup kompleks, maka Cpanel menjadi jembatan untuk mempermudah pengelolaan website oleh pengguna.







Penjelasan Untuk Alur Diatas

Pelanggan/Web designer faham cara membuat website dengan program pembuat website, semisal Adobe Dreamweaver, MS Frontpage, dll, sehingga menghasilkan file-file design berekstensi html, css, js, atau php. Dalam aplikasi yang kompleks, juga menghasilkan file ekstensi sql hasil dari pengolahan database MySQL. Di era web 2.0, pengguna sudah menggunakan program aplikasi pendukung website, misal AppServ, Xampp, Wamp, dll dimana software server, MySQL, PHP sudah termasuk didalamnya.

Ketika sudah selesai buat website di lingkungan offline, web designer harus membeli domain name dan paket web hosting agar nantinya website bisa online di internet. BOC menyediakan domain name ekstensi internasional (com, net, org, dll) dan ekstensi Indonesia (co.id, sch.id, dll). Sedangkan lokasi datacenter web hosting bisa memilih gunakan yang di Indonesia, Singapore atau USA. BOC akan mengirimkan informasi aktivasi web hosting ke email si web designer.

Cpanel adalah kontrol panel terproteksi. Untuk masuk perlu username dan password. Informasi alamat akses Cpanel dan login ada dalam email aktivasi hosting. Cpanel sendiri ditampilkan dalam format web base, artinya bisa diakses melalui browser internet, semisal Internet Explorer, Firefox, Safari, dll. Fungsi Cpanel adalah sebagai jembatan perintah-perintah teknis ke program-program pendukung website yang berada di web server. Program pendukung website misalnya database MySQL, Apache/LiteSpeed, PHP, dll. Karena fungsinya sebagai jembatan, maka web designer bisa mengelola kebutuhan website. Beberapa diataranya adalah :
Membuat/hapus alamat email
Menciptakan email forwarder
Membuat/hapus nama/user database MySQL
Upload file-file website dan database
Atur konfigurasi PHP
Melihat statistik pengunjung website
Konfigurasi keamanan (security) folder/website
Pengaturan sub domain/parkir domain dan tambahan domain (addon domain)
Install instan script website, misal wordpress, joomla, dll.
Dan banyak lagi. Tutorial-tutorial untuk masing-masing fungsi diatas bisa dilihat pada kategori Tutorial dalam web ini.

Tampilan Cpanel seperti gambar dibawah ini. Jika ingin demo, silakan kesini klik Demo Cpanel dan Web designer bisa membaca halaman Tutorial Cpanel.


Kemudian web server ?, dia adalah komputer yang 24jam online berfungsi menyebarkan website ke dunia internet. Dalam web server terinstall program-program pendukung website semisal Operating system Linux, database MySQL, program server Apache/LiteSpeed, konfigurasi PHP, dll. Mirip degan komputer yang digunakan oleh masyarakat yang ada program Windows, Microsoft Word, Windows Media Player, Adobe Photoshop, dll. Namun komputer web server lebih dikhususkan untuk kebutuhan penyediaan program-program website saja.

Kesimpulannya: Cpanel adalah aplikasi berbasis website yang berfungsi sebagai kontrol panel program-program pendukung website yang tertanam dalam komputer web server. Cpanel sendiri sejatinya sebuah merk kontrol panel yang populer di Indonesia dan mayoritas digunakan oleh perusahaan penyedia web hosting di seluruh dunia. Ada juga kontrol panel website merk lain misal Plesk, Webmin, Direct Admin, dll.
















------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Process Explorer 16.02






Description


Process Explorer shows you information about which handles and DLLs processes have opened or loaded.
The Process Explorer display consists of two sub-windows. The top window always shows a list of the currently active processes, including the names of their owning accounts, whereas the information displayed in the bottom window depends on the mode that Process Explorer is in: if it is in handle mode you'll see the handles that the process selected in the top window has opened; if Process Explorer is in DLL mode you'll see the DLLs and memory-mapped files that the process has loaded. Process Explorer also has a powerful search capability that will quickly show you which processes have particular handles opened or DLLs loaded.

The unique capabilities of Process Explorer make it useful for tracking down DLL-version problems or handle leaks, and provide insight into the way Windows and applications work.

Technical


Title: Process Explorer 16.02
Filename: ProcessExplorer.zip
File size: 1.19MB (1,243,655 bytes)
Requirements: Windows (All Versions)
Languages: en-US
License: Freeware
Date added: March 10, 2014
Author: Microsoft SysInternals
MD5 Checksum: C3331516FD390128B6AE0FDCB8024CB9

Defraggler 2.18.945






Description


Most defrag tools only allow you to defrag an entire drive. Defraggler lets you specify one or more files, folders, or the whole drive to defragment.

When Defraggler reads or writes a file, it uses the exact same techniques that Windows uses. Using Defraggler is just as safe for your files as using Windows.

At a glance, you can see how fragmented your hard drive is. Defraggler's drive map shows you blocks that are empty, not fragmented, or needing defragmentation.

Give your hard drive a quick touch-up with Quick Defrag
Organizes empty disk space to further prevent fragmentation
Defragment while you sleep - and wake up with a faster PC. Set Defraggler to run daily, weekly or monthly
Full Windows OS and Multi-lingual support
Boot time defrag of system files
Supports 37 major languages
Defraggler is made by Piriform, the company that also brought you CCleaner and Recuva, so is completely free!

Technical

Title: Defraggler 2.18.945
Filename: dfsetup218.exe
File size: 4.16MB (4,362,512 bytes)
Requirements: Windows XP / Vista / Windows7 / XP64 / Vista64 / Windows7 64 / Windows8 / Windows8 64
Languages: Multiple languages
License: Freeware
Date added: April 16, 2014
Author: Piriform
MD5 Checksum: 5028642A01C7D6EA50AA4BD5276819F4

CPU-Z






Description


CPU-Z is a freeware utility that gathers information on some of the main devices of your system. CPU-Z does not need to be installed, just unzip the files in a directory and run the .exe. In order to remove the program, just delete the files. The program does not copy any file in any Windows directory, nor write to the registry.

CPU

Name and number.
Core stepping and process.
Package.
Core voltage.
Internal and external clocks, clock multiplier.
Supported instructions sets.
All cache levels (location, size, speed, technology).
Mainboard

Vendor, model and revision.
BIOS model and date.
Chipset (northbridge and southbridge) and sensor.
Graphic interface.
Memory

Frequency and timings.
Module(s) specification using SPD (Serial Presence Detect) : vendor, serial number, timings table.
System

Windows and DirectX version.

Technical


Title: CPU-Z 1.69
Filename: cpu-z_1.69-setup-en.exe
File size: 1.42MB (1,489,768 bytes)
Requirements: Windows (All Versions)
Languages: en-US
License: Freeware
Date added: March 20, 2014
Author: CPUID
MD5 Checksum: 784EC7C1B6FE2B054275A418149F5947


CCleaner 4.13.4693







Description

Probably the most popular freeware cleaner globally with over 1 billion downloads since its launch in 2003. Piriform’s CCleaner is a quick and easy to use program which makes your computer faster, more secure and more reliable. CCleaner removes cookies, temporary files and various other unused data that clogs up your operating system. This frees up valuable hard disk space allowing your system to run faster. Removing this data also protects your anonymity meaning you can browse online more securely. The built in Registry Cleaner fixes errors and broken settings to make your computer more stable. The simple, intuitive UI and rapid but powerful cleaning make CCleaner a favourite among novices and techies alike. Professional, Network, Business and Technician Editions of CCleaner are also available for serious users.

A Faster Computer

Browsing the internet your computer picks up a whole host of unnecessary files, cookies and history. The same thing happens when you run most programs on your computer – lots of temporary files and settings are saved. CCleaner removes these unused files and settings to free up valuable hard drive space, enabling your system to run faster. The default settings only focus on typical junk files and locations so you’re unlikely to lose important information unless you alter these. A Startup Cleaner also helps you to identify and remove unused programs running in the background when you start your computer. This makes the startup time shorter and puts less strain on your hard drive throughout use.

Less Crashes & System Errors

If you notice lots of system freezes, error messages and often experience crashes, the chances are your registry become cluttered with unused files and broken settings. CCleaner’s fully featured Registry Cleaner identifies these issues and fixes them. The registry analysis takes seconds and cleaning just a little bit longer. Prompts advise you when to save backups to avoid losing important data.

More Secure Browsing

Advertisers and websites track your behaviour online with cookies. Saved passwords, cached data and internet histories make your identity less secure. CCleaner removes these files to make your browsing experience confidential, meaning you are less likely to suffer from identity theft and/or online fraud. The military grade Drive Wiper ensures any data you want to be permanently deleted, stays deleted.

Customisable Cleaning

CCleaner Tools and Options tabs allow you to customise cleaning options to fit your needs. If you are not a savvy user, you might want to stick with the safe default settings. Advanced users can uninstall unwanted programs, select which cookies to save, customise cleaning settings and setup system monitoring.

Summary

CCleaner has earned its position at the top of the freeware cleaners offering the sort of features premium programs struggle to compete with. The clean, intuitive UI makes it one of the easiest programs to use, but don’t let its size and simplicity fool you. This is a powerful utility for improving your computers performance. Piriform’s regular update process means CCleaner is constantly improving and its popularity will continue to grow.

Technical

Title: CCleaner 4.13.4693
Filename: ccsetup413.exe
File size: 4.53MB (4,745,984 bytes)
Requirements: Windows 2000 / XP / Vista / Windows7 / XP64 / Vista64 / Windows7 64 / Windows8 / Windows8 64
Languages: Multiple languages
License: Freeware
Date added: April 24, 2014
Author: Piriform
MD5 Checksum: 55BC08E32879A3DE7386A2695D668304